Kamis, 10 Januari 2019

Memaknai Film Preman Pensiun

Setiap kota dipastikan mempunyai penguasa wilayah selain pemerintah, penguasa wilayah ini sering kita sebut preman. Kata preman ini adalah berasal dari kata "Free Man" yaitu orang yang bebas. Namun dari waktu ke waktu mengalami perubahan makna dari orang yang bebas menjadi orang yang terikat. Keterikatan itu bisa diartikan adanya satu kelompok dan di dalam kelompok ada lagi jenjang karir. Jenjang karir dari mulai tukang copet sampai dengan bos besar. Kehidupan preman ini sejatinya seperti kehidupan yang punya pekerjaan lainnya, namun beberapa kelompok yang punya prinsip kekeluargaan. Seorang boss pada kelompok merupakan citra diri dari seorang ayah dan anak dari boss adalah saudara-saudari dari anggota kelompok tersebut.


Poster Serial Preman Pensiun

Hal tersebut terlihat dari film serial drama yang berjudul "PREMAN PENSIUN" yang pernah kita saksikan di layar kaca season pertama pada tgl. 12 Januari 2015 di RCTI. Season kedua pada tgl. 25 Mei 2015, season khusus kemerdekaan tayang pada 26 Agustus 2015 dan season ketiga pada 14 Desember 2015.

Banner Film Preman Pensiun

Setelah season ketiga maka preman pensiun tidak memproduksi season lainnya. Namun karena permintaan penonton yang begitu banyak masuk ke bagian redaksi RCTI maka MNC Pictures ditugaskan oleh PT. MNC. membuat sebuah film layar lebar. Kisah Preman Pensiun dapat dikatakan lanjutan dari season ketiga.

Beberapa pemain Preman Pensiun dan Blogger photo bareng

Kami para blogger diundang untuk menghadiri pre screening dan dilanjutkan dengan press conference pada hari Kamis tgl. 10 Januari 2019 di Epicentrum XXI - Jakarta Selatan. Sebelum masuk studio 2 dimana kami akan nonton maka kami selfie, photo bareng bahkan ada teman yang bersenda gurau dengan para pemain. 

Para Pemain dan lainnya saat press conference Film Preman Pensiun

Saat press conference seluruh pemain utama hadir dan memberikan sepatah dua kata tentang film Preman Pensiun yaitu: 

Epy Kusnandar Sebagai Muslihat
Tya Arifin Sebagai Kinanti
Soraya Rasyid Sebagai Imas
Vina Ferina Sebagai Esih
Andra Manihot Sebagai Dikdik
Dedi Moch Jamasari Sebagai Gobang
Deny Firdaus Sebagai Murad
Ica Naga Sebagai Pipit

Berikut Pernyataan dari para pemain:

Epy Kusnandar
Perasaan saya diajak memainkan film ini adalah Tersentak, Bingung dan Gelisah, Tersentak karena preman pensiun ada kelanjutannya setelah vakum 3 tahun. Bingung karena memainkan peran muslihat yang nggak tau itu siapa dan Gelisah karena dipertemukan kang Didi Petet setelah lama tidak bertemu.

Tya Arifin
Bagi Tya para pemain lainnya sudah dianggap satu keluarga dan paling berkesan ada adegan yang sangat mengharukan dimana diharuskan menjadi pengganti seseorang yang harus mendengarkan keluh kesahnya.

Soraya Rasyid
Perasaan campur aduk karena baru pertama sekali bermain film yang ditawari oleh seorang Aris Nugraha.


Vina Ferina
Senang bahwa serial Preman Pensiun difilmkan dan ingin terlibat karena dipertemukan oleh bisnis namun sampai saat ini sudah menjadi satu keluarga. Dalam film ini juga peran yang dibawakan adalah natural karena sang sutradara tidak memaksakan harus begini atau begitu.

Andra Manihot

Perasaan saya senang karena pengangguran yang menjadi pemain sinetron, dan ini juga menjadi pemain film perdananya. Ada satu adegan yang harus dia improvisasi agar lebih dramatisir.

Dedi Moch Jamasari
Perasaan juga senang karena tiga tahun bertemu kembali dalam pembuatan film ini.

Deny Firdaus dan IcaNaga
Mereka berdua bersyukur karena dipercayakan memainkan tokoh Murad dan Pipit aka Firmansyah Pitra. 

Demikianlah kesan dan pesan mereka saat press conference kemarin. 

Bagi saya film ini ditujukan kepada kaum muda yang berumur 13 tahun keatas dimana ada adegan kekerasan. Makna film ini juga banyak yang dipetik karena pihak produser menginginkan preman-preman yang ada disana yang belum pensiun segeralah pensiun karena kematian tidak dapat kita duga.

Selain itu keluarga adalah yang utama karena disanalah kekuatan seorang pria (dalam hal ini preman yang pensiun) menjadi kuat dan harus dipelihara. 

Oh ya selain penuh makna film ini juga penuh canda tawa jadi yuk jangan lupa untuk tonton filmnya pada tgl. 17 Januari 2019 di bioskop kesayangan anda...

Berikut official trailer film "Preman Pensiun"...


“SETIAP PERTANYAAN HARUS TERJAWAB DI KAMU, SETIAP PERSOALAN HARUS SELESAI DIKAMU”
-KANG BAHAR-


Tidak ada komentar:

Posting Komentar