Minggu, 14 Agustus 2016

3 Srikandi ditonton oleh Bapak Ahok & BJ. Habibie

Hari itu, tgl. 14 Agustus 2016 saya bersama sepuluh orang yang tergabung di grup Blogger yang dinamai "Tau dari Blogger" melakukan campaign film tentang 3 Srikandi di dua tempat. Tempat pertama berada di Cinema XXI - Kota Kasablanka dan tempat kedua di Djakarta Theatre - Sarinah. 

Gaya Ari Untung saat di wawancara MNC [3Srikandi-1]
Tak disangka di sana saya melihat Ari Untung sedang diliput oleh media MNC, tidak berapa lama terlihat Sutradara Film ini sedang duduk santai sebelum Bapak BJ. Habibie datang. Oh ya sebelumnya kami diinformasikan Menteri Kesehatan akan datang ternyata salah informasi. Makanya tweet saya di @igorsimanjuntak bahwasanya akan nonton film 3 Srikandi bersama Menteri Kesehatan.

Bapak Iman Brotoseno saat diwawancara blogger [3Srikandi-2]
Sepuluh orang blogger ini disambut baik oleh sutradara film 3 Srikandi yaitu Bapak Iman Brotoseno. Akhirnya karena sambutannya baik maka kami pun mewawancara beliau. Sutradara tersebut bercerita banyak hal termasuk alasan penggantian pemain. 
Pada Awalnya Bunga Citra Lestari bukan pemeran tokoh Nurfitriyana dalam 3 Srikandi tapi yang memerankan dalam konsep awal yaitu Dian Sastro. 

Bapak Iman Brotoseno menyapa Bapak BJ. Habibie menanyakan kapan Ainun di filmkan? [3Srikandi-3]
Tidak lama berselang maka Bapak BJ. Habibie datang sehingga kamipun bersama Bapak Iman Brotoseno menyambut beliau. setelah tegur sapa dengan Bapak BJ. Habibie maka beliau di daulat untuk naik ke atas panggung mini untuk menyampaikan sepatah kata. 

Kue Ulangtahun buat Bapak BJ. Habibie ke-80 tahun [3Srikandi-4]
Ternyata pihak manajemen film 3 Srikandi yaitu Multivision Plus memberikan kejutan buat Bapak BJ. Habibie yaitu Kue Ulang Tahun buat beliau.

Bapak BJ. Habibie didampingi dari pihak MVP [3Srikandi-5]
Bapak BJ. Habibie pun terharu dan sempat menitikkan air mata, Beliau menyebutkan: "Saya tidak menyangka akan ada seperti ini, padahal saya sangat bersyukur sudah 2 film tentang saya di produksi oleh MVP. Tetapi tidak ada salahnya ditambah satu lagi biar klop yaitu tentang Ainun". 

Penyerahan buku "3 Srikandi" dari Raam Punjabi kepada Bapak BJ. Habibie. [3Srikandi-6]
Setelah peniupan lilin, pihak manajemen MVP yaitu Raam Punjabi menyerahkan sebuah buku kenang-kenangan buat Bapak BJ. Habibie yang menceritakan 3 Srikandi ini. Terkhusus karena ditandatangani oleh Raam Punjabi.

Tandatangan BJ. Habibie pada poster [3Srikandi-7]
Tidak lupa juga Bapak BJ. Habibie penandatanganan poster 3 Srikandi yang nantinya akan dipajang di kantor MVP. Penandatanganan tersebut adalah sebagai tanda mendukung terhadap Pilem Bagus

Peserta dari press conference memasuki bioskop [3Srikandi-8]
Setelah penandatanganan poster maka Bapak BJ. Habibie berpose dengan pihak manajemen MVP dan dilanjutkan nonton bareng. Setelah nonton bareng ada lagi press conference namun karena penuh sesak saya tidak masuk lagi ke dalam ruangan tadi. Setelah press conference selesai maka kami blogger bergerak menuju Djakarta Theatre di Sarinah. Ternyata disana sudah ramai sekali sehingga kami pun tidak bisa masuk ke ruang press conference. Namun kami masih sempat mengabadikan para peserta yang masuk ke bioskopnya.

Gubernur Jakarta tahun 2016: "AHOK" setelah menonton film 3 Srikandi [3Srikandi-9]
Setelah film 3 Srikandi usai, maka kami pun mencegat beliau yaitu Bapak Basuki Tjahya Purnama atau yang sering disebut AHOK. Senang rasanya ketemu dengan beliau bertatap muka dan saya sempat bersalaman dengan beliau. Senang sekali rasanya...

Berfoto Bersama Bapak Basuki [3Srikandi-10]
Setelah bersalaman beliau kembali ke ruangan konferensi pers dan kembali lagi mengajak para pengagum beliau untuk berfoto bersama.

Ibu Nurfitriyana Saiman salah satu tokoh Panahan [3Srikandi-11]

Pada saat kami keluar ruangan kami melihat Ibu Nurfitriyana Saiman sedang duduk di ruangan VIP. Para blogger pun dengan antusias segera menemui Ibu tersebut dan kami disambut dengan hangat. Beliau pun berbicara banyak tentang kisahnya dulu dan kamipun mendengar tersedu-sedu... 

Semoga Panahan di Indonesia kembali berjaya..., Merdeka...