Selasa, 02 April 2019

Kisah "Paes" di Mantan Manten

Pernikahan bagi jaman sekarang bukan lagi sangat sakral bagi para kaum millenial, untuk itu sudah banyak sekaang ada yang menikah tanpa melakukan adat sebagaimana mestinya. Namun bagi para keluarga keraton dan para orangtua yang masih memegang teguh adat dipastikan harus memakai adat yang sangat sarat maknanya.

Salah satu peran yang paling penting dalam prosesi pernikahan baik dilakukan secara adat ataupun tidak adalah perias pengantin. Perias pengantin dapat dikatakan cukup memegang peran penting karena kecantikan dan kegantengan pengantin dapat berpengaruh loh...

Dalam adat jawa sang pengantin harus di rias oleh seorang perempuan yang mewarisi keahlian turun temurun, terutama perempuan tersebut haruslah sudah menikah. Setelah orangtua dari pihak laki-laki ataupun dari pihak perempuan datang untuk membuat janji kepada sang perias pengantin maka ada ritual yang harus dilakukan. Contohnya mandi dalam tujuh sumber mata air yang berbeda dan "puasa mutih" dimana harus berpuasa namun hanya makan 3 kepal nasi putih dan air putih saja.



Saksikan Mantan Manten tgl. 04 April 2019 di Bioskop Kesayangan Anda
Bagi para kaum millenial dan para orangtua yang ingin menikah atau menikahkan anaknya ada satu film yang akan tayang waktu dekat ini yaitu film "MANTAN MANTEN". Film ini diproduksi oleh Visinema Pictures yang bekerja sama dengan JD.ID serta Kaskus mempersembahkan sebuah kisah cinta yang moral storynya dapat banget karya Farishad Latjuba, dari produser "Keluarga Cemara" (Anggia Kharisma) dan "Love for Sale" (Kori Adyaning). Sudah menonton film karya Visinema Pictures pada Tahun ini  belum? Untuk informasi bagi yang belum menonton yaitu film "Keluarga Cemara" dan "Terlalu Tampan" pada Januari dan Februari 2019.


Tempat pelaminan karya Visinema Pictures
Visinema Pictures dalam tahun sebelumnya juga telah banyak menelurkan karya filmnya yaitu: Filosofi Kopi, Cahaya dari Timur, Surat dari Praha, Bukaan 8, Love for Sale. Penasaran bagaimana trailernya yuk lihat dibawah ini videonya dimana Atiqah Hasiholan dan Arifin Putra aktingnya luar biasa...



Oh ya setelah lihat trailer diatas ide ceritanya segar bukan? Yap benar, selama ini hanya film inilah yang mengangkat kisah Paes ke layar lebar. Film ini merupakan film yang membawakan narasi baru dimana seseorang yang bersekolah di luar negara namun ditakdirkan sebagai Paes, Paes disini merupakan figur perempuan independen dan kuat loh.... 

Atau bagi para barisan mantan yang belum move on tag temen kamu di instagram atau twitter ke akun @mantan.manten dan @visinemaid untuk tahu lebih lanjut tentang film yang sangat bagus ini. Selain itu juga OST-nya keren banget loh...
Yuk kepoin akun ini ya...


Untuk itu wajib para mantan atau yang belum move on dan juga seluruh masyarakat Indonesia untuk nonton film "MANTAN MANTEN" ini di bioskop kesayangan anda karena banyak petuah-petuah dan kata-kata bijaknya terutama eksplorasi budayanya bikin belajar lagi dan lagi tentang pernikahan adat Jawa...


Berikut ini adalah petuah atau pesan yang disampaikan beberapa tokoh dalam film ini...






Pesan ke-1: "I am a man. I decide what to do. I Choose what to do. I choose to be with you" (Surya).








Pesan ke-2: "Jangan janji sesuatu yang gak bisa kamu penuhin" (Yasnina)








Pesan ke-3: "Cerita orang itu beda-beda, jangan memakai pengalaman satu orang untuk membandingkan dengan diri sendiri. Nanti jadi susah bersyukur" (Bu Marjanti).







Pesan ke-4: "Mana yang lebih penting, calon isteri, keluarga atau semua yang menyangkut masa depan kamu?" (Arifin Iskandar).










Pesan ke-5: "Kalau aku cari pasangan yang bisa diandalkan, yang bisa jagain dan lindungin aku" (Salma).











Pesan ke-6: "Pacarnya ganteng sih, tapi gak menghibur" (Darto).







Pesan Terakhir: "It's Okay not to be okay" (Ardy).










Berikut sinopsisnya ya...


Yasnina adalah analis keuangan utama di sebuah perusahaan pialang besar. Ia dikambing hitamkan oleh atasannya yang sudah ia anggap seperti ayah sendiri, Iskandar, atas kerugian yang sedang terjadi. Ketika semua asetnya disita, ia ditinggalkan tanpa uang sepeser pun, hampir tidak ada yang tersisa kecuali satu aset yang disengketakan di Solo.

Atas saran dari calon suaminya, Surya, dia memutuskan untuk memindahkan dirinya ke aset yang disengketakan untuk menyelesaikan perselisihan dan menjual aset untuk menutupi litigasi biayanya. Namun, mantan pemilik aset, Marjanti, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Budhe Mar, seorang perias manten Jawa, tidak serta merta memberikan persetujuannya kepada Yasnina yang ingin segera menjual aset. Budhe Mar bersedia melepaskan kepemilikan dari aset hanya jika Yasnina menjadi asistennya merias manten selama 3 bulan dengan harapan dia bisa menjadi penerusnya merias manten.

Sebuah kisah cinta sederhana tentang pengkhianatan dan keikhlasan.


Dan inilah cast yang bermain dalam film Mantan Manten tersebut:
  • Sutradara : Farishad Latjuba
  • Penulis Skenario : Farishad Latjuba & Jenny Jusuf
  • Produser Eksekutif : Angga Dwimas Sasongko Produser : Anggia Kharisma & Kori Adyaning
  • Pemeran : Atiqah Hasiholan, Tutie Kirana, Arifin Putra, Tyo Pakusadewo, Marthino Lio, Oxcel, Dodit Mulyanto, Ria Irawan, Arswendi Nasution, Jenny Zhang, Aimee Saras

Kamis, 10 Januari 2019

Memaknai Film Preman Pensiun

Setiap kota dipastikan mempunyai penguasa wilayah selain pemerintah, penguasa wilayah ini sering kita sebut preman. Kata preman ini adalah berasal dari kata "Free Man" yaitu orang yang bebas. Namun dari waktu ke waktu mengalami perubahan makna dari orang yang bebas menjadi orang yang terikat. Keterikatan itu bisa diartikan adanya satu kelompok dan di dalam kelompok ada lagi jenjang karir. Jenjang karir dari mulai tukang copet sampai dengan bos besar. Kehidupan preman ini sejatinya seperti kehidupan yang punya pekerjaan lainnya, namun beberapa kelompok yang punya prinsip kekeluargaan. Seorang boss pada kelompok merupakan citra diri dari seorang ayah dan anak dari boss adalah saudara-saudari dari anggota kelompok tersebut.


Poster Serial Preman Pensiun

Hal tersebut terlihat dari film serial drama yang berjudul "PREMAN PENSIUN" yang pernah kita saksikan di layar kaca season pertama pada tgl. 12 Januari 2015 di RCTI. Season kedua pada tgl. 25 Mei 2015, season khusus kemerdekaan tayang pada 26 Agustus 2015 dan season ketiga pada 14 Desember 2015.

Banner Film Preman Pensiun

Setelah season ketiga maka preman pensiun tidak memproduksi season lainnya. Namun karena permintaan penonton yang begitu banyak masuk ke bagian redaksi RCTI maka MNC Pictures ditugaskan oleh PT. MNC. membuat sebuah film layar lebar. Kisah Preman Pensiun dapat dikatakan lanjutan dari season ketiga.

Beberapa pemain Preman Pensiun dan Blogger photo bareng

Kami para blogger diundang untuk menghadiri pre screening dan dilanjutkan dengan press conference pada hari Kamis tgl. 10 Januari 2019 di Epicentrum XXI - Jakarta Selatan. Sebelum masuk studio 2 dimana kami akan nonton maka kami selfie, photo bareng bahkan ada teman yang bersenda gurau dengan para pemain. 

Para Pemain dan lainnya saat press conference Film Preman Pensiun

Saat press conference seluruh pemain utama hadir dan memberikan sepatah dua kata tentang film Preman Pensiun yaitu: 

Epy Kusnandar Sebagai Muslihat
Tya Arifin Sebagai Kinanti
Soraya Rasyid Sebagai Imas
Vina Ferina Sebagai Esih
Andra Manihot Sebagai Dikdik
Dedi Moch Jamasari Sebagai Gobang
Deny Firdaus Sebagai Murad
Ica Naga Sebagai Pipit

Berikut Pernyataan dari para pemain:

Epy Kusnandar
Perasaan saya diajak memainkan film ini adalah Tersentak, Bingung dan Gelisah, Tersentak karena preman pensiun ada kelanjutannya setelah vakum 3 tahun. Bingung karena memainkan peran muslihat yang nggak tau itu siapa dan Gelisah karena dipertemukan kang Didi Petet setelah lama tidak bertemu.

Tya Arifin
Bagi Tya para pemain lainnya sudah dianggap satu keluarga dan paling berkesan ada adegan yang sangat mengharukan dimana diharuskan menjadi pengganti seseorang yang harus mendengarkan keluh kesahnya.

Soraya Rasyid
Perasaan campur aduk karena baru pertama sekali bermain film yang ditawari oleh seorang Aris Nugraha.


Vina Ferina
Senang bahwa serial Preman Pensiun difilmkan dan ingin terlibat karena dipertemukan oleh bisnis namun sampai saat ini sudah menjadi satu keluarga. Dalam film ini juga peran yang dibawakan adalah natural karena sang sutradara tidak memaksakan harus begini atau begitu.

Andra Manihot

Perasaan saya senang karena pengangguran yang menjadi pemain sinetron, dan ini juga menjadi pemain film perdananya. Ada satu adegan yang harus dia improvisasi agar lebih dramatisir.

Dedi Moch Jamasari
Perasaan juga senang karena tiga tahun bertemu kembali dalam pembuatan film ini.

Deny Firdaus dan IcaNaga
Mereka berdua bersyukur karena dipercayakan memainkan tokoh Murad dan Pipit aka Firmansyah Pitra. 

Demikianlah kesan dan pesan mereka saat press conference kemarin. 

Bagi saya film ini ditujukan kepada kaum muda yang berumur 13 tahun keatas dimana ada adegan kekerasan. Makna film ini juga banyak yang dipetik karena pihak produser menginginkan preman-preman yang ada disana yang belum pensiun segeralah pensiun karena kematian tidak dapat kita duga.

Selain itu keluarga adalah yang utama karena disanalah kekuatan seorang pria (dalam hal ini preman yang pensiun) menjadi kuat dan harus dipelihara. 

Oh ya selain penuh makna film ini juga penuh canda tawa jadi yuk jangan lupa untuk tonton filmnya pada tgl. 17 Januari 2019 di bioskop kesayangan anda...

Berikut official trailer film "Preman Pensiun"...


“SETIAP PERTANYAAN HARUS TERJAWAB DI KAMU, SETIAP PERSOALAN HARUS SELESAI DIKAMU”
-KANG BAHAR-


Minggu, 14 Agustus 2016

3 Srikandi ditonton oleh Bapak Ahok & BJ. Habibie

Hari itu, tgl. 14 Agustus 2016 saya bersama sepuluh orang yang tergabung di grup Blogger yang dinamai "Tau dari Blogger" melakukan campaign film tentang 3 Srikandi di dua tempat. Tempat pertama berada di Cinema XXI - Kota Kasablanka dan tempat kedua di Djakarta Theatre - Sarinah. 

Gaya Ari Untung saat di wawancara MNC [3Srikandi-1]
Tak disangka di sana saya melihat Ari Untung sedang diliput oleh media MNC, tidak berapa lama terlihat Sutradara Film ini sedang duduk santai sebelum Bapak BJ. Habibie datang. Oh ya sebelumnya kami diinformasikan Menteri Kesehatan akan datang ternyata salah informasi. Makanya tweet saya di @igorsimanjuntak bahwasanya akan nonton film 3 Srikandi bersama Menteri Kesehatan.

Bapak Iman Brotoseno saat diwawancara blogger [3Srikandi-2]
Sepuluh orang blogger ini disambut baik oleh sutradara film 3 Srikandi yaitu Bapak Iman Brotoseno. Akhirnya karena sambutannya baik maka kami pun mewawancara beliau. Sutradara tersebut bercerita banyak hal termasuk alasan penggantian pemain. 
Pada Awalnya Bunga Citra Lestari bukan pemeran tokoh Nurfitriyana dalam 3 Srikandi tapi yang memerankan dalam konsep awal yaitu Dian Sastro. 

Bapak Iman Brotoseno menyapa Bapak BJ. Habibie menanyakan kapan Ainun di filmkan? [3Srikandi-3]
Tidak lama berselang maka Bapak BJ. Habibie datang sehingga kamipun bersama Bapak Iman Brotoseno menyambut beliau. setelah tegur sapa dengan Bapak BJ. Habibie maka beliau di daulat untuk naik ke atas panggung mini untuk menyampaikan sepatah kata. 

Kue Ulangtahun buat Bapak BJ. Habibie ke-80 tahun [3Srikandi-4]
Ternyata pihak manajemen film 3 Srikandi yaitu Multivision Plus memberikan kejutan buat Bapak BJ. Habibie yaitu Kue Ulang Tahun buat beliau.

Bapak BJ. Habibie didampingi dari pihak MVP [3Srikandi-5]
Bapak BJ. Habibie pun terharu dan sempat menitikkan air mata, Beliau menyebutkan: "Saya tidak menyangka akan ada seperti ini, padahal saya sangat bersyukur sudah 2 film tentang saya di produksi oleh MVP. Tetapi tidak ada salahnya ditambah satu lagi biar klop yaitu tentang Ainun". 

Penyerahan buku "3 Srikandi" dari Raam Punjabi kepada Bapak BJ. Habibie. [3Srikandi-6]
Setelah peniupan lilin, pihak manajemen MVP yaitu Raam Punjabi menyerahkan sebuah buku kenang-kenangan buat Bapak BJ. Habibie yang menceritakan 3 Srikandi ini. Terkhusus karena ditandatangani oleh Raam Punjabi.

Tandatangan BJ. Habibie pada poster [3Srikandi-7]
Tidak lupa juga Bapak BJ. Habibie penandatanganan poster 3 Srikandi yang nantinya akan dipajang di kantor MVP. Penandatanganan tersebut adalah sebagai tanda mendukung terhadap Pilem Bagus

Peserta dari press conference memasuki bioskop [3Srikandi-8]
Setelah penandatanganan poster maka Bapak BJ. Habibie berpose dengan pihak manajemen MVP dan dilanjutkan nonton bareng. Setelah nonton bareng ada lagi press conference namun karena penuh sesak saya tidak masuk lagi ke dalam ruangan tadi. Setelah press conference selesai maka kami blogger bergerak menuju Djakarta Theatre di Sarinah. Ternyata disana sudah ramai sekali sehingga kami pun tidak bisa masuk ke ruang press conference. Namun kami masih sempat mengabadikan para peserta yang masuk ke bioskopnya.

Gubernur Jakarta tahun 2016: "AHOK" setelah menonton film 3 Srikandi [3Srikandi-9]
Setelah film 3 Srikandi usai, maka kami pun mencegat beliau yaitu Bapak Basuki Tjahya Purnama atau yang sering disebut AHOK. Senang rasanya ketemu dengan beliau bertatap muka dan saya sempat bersalaman dengan beliau. Senang sekali rasanya...

Berfoto Bersama Bapak Basuki [3Srikandi-10]
Setelah bersalaman beliau kembali ke ruangan konferensi pers dan kembali lagi mengajak para pengagum beliau untuk berfoto bersama.

Ibu Nurfitriyana Saiman salah satu tokoh Panahan [3Srikandi-11]

Pada saat kami keluar ruangan kami melihat Ibu Nurfitriyana Saiman sedang duduk di ruangan VIP. Para blogger pun dengan antusias segera menemui Ibu tersebut dan kami disambut dengan hangat. Beliau pun berbicara banyak tentang kisahnya dulu dan kamipun mendengar tersedu-sedu... 

Semoga Panahan di Indonesia kembali berjaya..., Merdeka...